Skip to main content
Loket Pendaftaran: Senin-Kamis 07.00-12.00, Jumat 07.00-10.00, Sabtu 07.00-11.00 IGD 24 Jam
Kesehatan

Obat Tradisional atau Obat Modern? Kenali Perbedaannya dan Gunakan Secara Bijak

26 Agustus 2026
RSUD Genteng
7 min read
0 views
Obat Tradisional atau Obat Modern? Kenali Perbedaannya dan Gunakan Secara Bijak

Daftar Isi Artikel

Oleh: Dyah Primito Sulistyani, Amd.Farm

Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, penggunaan obat bahan alam maupun obat modern semakin mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagian masyarakat memilih produk berbahan alam karena dianggap lebih alami, sementara obat modern sering dipandang memiliki efek yang lebih kuat.

Namun, apakah salah satunya selalu lebih baik?

Jawabannya tidak sesederhana memilih antara obat tradisional atau obat modern. Setiap obat memiliki manfaat, keterbatasan, cara penggunaan, serta potensi risiko yang perlu diperhatikan.

Hal yang paling penting adalah menggunakan obat sesuai kebutuhan, memperhatikan aturan penggunaan, dan memperoleh informasi yang tepat dari tenaga kesehatan.

Mengenal Obat Bahan Alam dan Obat Modern

1. Obat Bahan Alam

Obat bahan alam merupakan produk yang berasal dari sumber daya alam, seperti tumbuhan, hewan, jasad renik, mineral, atau campurannya, yang digunakan untuk pemeliharaan kesehatan, pencegahan penyakit, pengobatan, dan/atau pemulihan kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Di Indonesia, obat bahan alam antara lain dikelompokkan menjadi Jamu, Obat Herbal Terstandar (OHT), dan Fitofarmaka. Perbedaan utamanya berkaitan dengan proses standardisasi serta tingkat pembuktian keamanan dan khasiatnya.

Jamu merupakan obat bahan alam yang penggunaannya didasarkan terutama pada pengalaman empiris atau pengetahuan tradisional.

Obat Herbal Terstandar (OHT) merupakan obat bahan alam yang telah dibuktikan keamanan dan khasiatnya secara ilmiah melalui uji praklinik serta menggunakan bahan baku yang telah distandardisasi.

Fitofarmaka merupakan obat bahan alam yang telah memiliki pembuktian keamanan dan khasiat melalui uji praklinik dan uji klinik serta memenuhi persyaratan standardisasi bahan baku dan produk jadi.

Dengan demikian, istilah "herbal" tidak dapat digunakan untuk menyimpulkan bahwa suatu produk pasti aman atau cocok untuk semua orang.

2. Obat Modern

Obat modern merupakan obat yang dikembangkan melalui proses penelitian dan pengujian untuk memastikan mutu, keamanan, serta manfaatnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Penggunaan obat modern juga harus memperhatikan indikasi, dosis, cara pemberian, lama penggunaan, kondisi pasien, serta kemungkinan interaksi dengan obat lain.

Karena itu, obat modern bukan berarti bebas dari risiko. Penggunaan yang tidak sesuai aturan tetap dapat menyebabkan efek yang tidak diinginkan.

Apakah Obat Bahan Alam Selalu Lebih Aman Karena Berasal dari Alam?

Belum tentu.

Anggapan bahwa sesuatu yang "alami" pasti aman perlu diluruskan. Bahan alam dapat mengandung senyawa aktif yang memberikan efek terhadap tubuh. Oleh karena itu, penggunaannya tetap perlu memperhatikan dosis, cara penggunaan, kondisi kesehatan, serta kemungkinan interaksi dengan obat lain.

Selain itu, masyarakat sebaiknya memilih produk yang memiliki izin edar sesuai ketentuan dan memperhatikan informasi pada kemasan.

BPOM juga menekankan bahwa klaim khasiat obat bahan alam harus objektif, tidak menyesatkan, dan didukung pembuktian yang sesuai.

Apakah Obat Modern Selalu Lebih Baik?

Tidak tepat jika obat modern dianggap selalu lebih baik untuk semua kondisi.

Pemilihan obat harus disesuaikan dengan kondisi pasien dan tujuan pengobatan. Obat modern memiliki berbagai pilihan terapi yang telah diteliti dan digunakan dalam praktik medis, tetapi tetap memiliki potensi efek samping maupun interaksi apabila digunakan tidak sesuai aturan.

Karena itu, obat harus digunakan berdasarkan kebutuhan dan petunjuk penggunaan yang tepat.

Lalu, Mana yang Sebaiknya Digunakan?

Tidak ada satu jenis obat yang cocok untuk semua orang dan semua kondisi.

Pemilihan terapi dapat mempertimbangkan:

  • jenis dan tingkat keparahan penyakit;

  • usia pasien;

  • kondisi kesehatan dan penyakit penyerta;

  • obat lain yang sedang digunakan;

  • kemungkinan alergi atau efek samping;

  • bukti keamanan dan manfaat terapi;

  • dosis serta lama penggunaan.

Pada kondisi tertentu, dokter dapat memilih obat modern sebagai bagian dari terapi utama. Pada kondisi lain, obat bahan alam tertentu dapat digunakan sesuai peruntukan dan ketentuan yang berlaku.

Yang perlu diingat, obat bahan alam tidak selalu dapat menggantikan obat yang diresepkan dokter, terutama pada penyakit yang membutuhkan terapi medis tertentu.

Mengapa Dokter Perlu Menuliskan Resep?

Setiap pasien memiliki kondisi yang berbeda.

Anak-anak memiliki kebutuhan yang berbeda dengan orang dewasa. Lansia juga dapat memiliki pertimbangan khusus. Pasien dengan gangguan fungsi ginjal atau hati, penyakit tertentu, maupun pasien yang sedang menggunakan beberapa obat secara bersamaan juga memerlukan pertimbangan khusus.

Resep bukan sekadar daftar nama obat.

Dalam menentukan terapi, dokter mempertimbangkan kondisi pasien, diagnosis, jenis obat, dosis, frekuensi pemberian, lama terapi, serta kemungkinan interaksi dan risiko lainnya.

Tujuannya adalah agar terapi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan pasien dan memberikan manfaat yang optimal dengan risiko yang dapat diminimalkan.

Peran Tenaga Farmasi dalam Penggunaan Obat

Setelah dokter menentukan terapi, tenaga kefarmasian memiliki peran penting dalam memastikan penggunaan obat secara aman dan tepat.

Informasi yang diberikan dapat meliputi:

  • nama dan kegunaan obat;

  • dosis dan aturan penggunaan;

  • waktu penggunaan;

  • cara penggunaan atau penyimpanan;

  • lama penggunaan;

  • kemungkinan efek yang perlu diperhatikan;

  • hal-hal yang perlu dihindari selama menggunakan obat;

  • serta kemungkinan interaksi dengan obat atau produk kesehatan lainnya.

Edukasi tersebut merupakan bagian penting dari upaya penggunaan obat secara rasional, yaitu penggunaan obat yang sesuai dengan kebutuhan klinis pasien, dosis yang tepat, jangka waktu yang tepat, serta disertai informasi yang memadai.

Apakah Herbal Tidak Boleh Digunakan?

Tentu saja tidak demikian.

Obat bahan alam dapat digunakan sesuai dengan peruntukan dan ketentuan yang berlaku. Namun, penggunaannya tetap perlu dilakukan secara bijaksana.

Tidak semua produk bahan alam cocok untuk setiap orang. Beberapa produk juga dapat berinteraksi dengan obat tertentu.

Karena itu, apabila sedang menjalani pengobatan atau memiliki kondisi kesehatan tertentu, sebaiknya informasikan kepada dokter atau tenaga kefarmasian apabila menggunakan obat bahan alam, jamu, atau produk kesehatan lainnya.

Jangan menghentikan atau mengganti obat yang telah diresepkan dokter secara sepihak dengan produk herbal tanpa berkonsultasi terlebih dahulu.

Bagaimana Cara Memilih dan Menggunakan Obat dengan Bijak?

Sebelum menggunakan obat, biasakan untuk memperhatikan beberapa hal berikut:

1. Pastikan produk memiliki izin edar

Untuk obat bahan alam, perhatikan informasi pada kemasan dan pastikan produk telah memiliki izin edar sesuai ketentuan.

2. Baca aturan penggunaan

Perhatikan dosis, frekuensi, cara penggunaan, serta peringatan yang tercantum pada kemasan atau informasi obat.

3. Jangan menggunakan obat hanya karena rekomendasi orang lain

Obat yang sesuai untuk seseorang belum tentu sesuai untuk orang lain. Kondisi kesehatan, usia, obat yang sedang digunakan, dan faktor lainnya dapat berbeda.

4. Informasikan semua obat yang sedang digunakan

Sampaikan kepada dokter atau tenaga kefarmasian apabila sedang menggunakan obat resep, obat bebas, obat bahan alam, jamu, atau produk kesehatan lainnya.

Informasi tersebut membantu tenaga kesehatan mempertimbangkan kemungkinan interaksi dan risiko penggunaan bersamaan.

5. Jangan mengubah terapi sendiri

Jangan menambah dosis, mengurangi dosis, memperpanjang penggunaan, atau menghentikan obat tanpa petunjuk tenaga kesehatan, khususnya untuk obat yang diresepkan.

Biasakan Bertanya Sebelum Menggunakan Obat

Sebelum menggunakan obat, termasuk obat bahan alam, masyarakat dapat membiasakan diri menanyakan:

  • Apakah obat ini memang saya perlukan?

  • Bagaimana dosis dan cara penggunaannya?

  • Berapa lama obat ini perlu digunakan?

  • Apa yang perlu diperhatikan selama penggunaannya?

  • Apakah aman digunakan bersama obat atau produk kesehatan lain yang sedang saya konsumsi?

Pertanyaan sederhana tersebut dapat membantu masyarakat menggunakan obat secara lebih aman dan bijaksana.

Kesimpulan

Obat bahan alam dan obat modern bukanlah dua pilihan yang harus dipertentangkan.

Keduanya memiliki karakteristik, manfaat, keterbatasan, serta risiko yang perlu dipahami. Yang terpenting bukan apakah suatu obat berasal dari tumbuhan atau dibuat melalui proses industri, tetapi apakah penggunaannya sesuai dengan kebutuhan, peruntukan, dosis, aturan penggunaan, serta kondisi pasien.

Masyarakat juga perlu berhati-hati terhadap klaim kesehatan yang berlebihan. Informasi mengenai manfaat suatu produk sebaiknya didasarkan pada sumber yang dapat dipercaya dan sesuai dengan bukti yang tersedia.

Pada akhirnya, penggunaan obat yang baik membutuhkan kerja sama antara pasien, dokter, tenaga kefarmasian, dan tenaga kesehatan lainnya.

Gunakan obat secara bijak, baca informasinya, dan jangan ragu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

Pesan untuk Masyarakat

Obat yang tepat adalah obat yang digunakan secara tepat, oleh orang yang tepat, dengan cara dan dosis yang tepat, sesuai kebutuhan dan petunjuk tenaga kesehatan. (*)

Informasi dalam artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi, pemeriksaan, diagnosis, maupun terapi yang diberikan oleh dokter atau tenaga kesehatan.

Sumber rujukan regulasi:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia, termasuk ketentuan mengenai obat bahan alam, registrasi, serta pedoman klaim khasiat obat bahan alam.

Penilaian & Ulasan Artikel

0 /5

0 ulasan

Ulasan ()

Tim Medis RSUD Genteng

Profesional medis yang berpengalaman dalam memberikan informasi kesehatan terpercaya

Butuh Konsultasi Medis?

Tim medis kami siap memberikan informasi dan konsultasi kesehatan yang Anda butuhkan. Jangan ragu untuk menghubungi kami.

Chat Online 24 Jam Customer Service Tanya Umum CS Pendaftaran Online Pendaftaran Online Layanan Darurat IGD 24 Jam
Home Dokter Darurat Daftar